• Custom Search

    Subscribe/Lihat RSS

    Comments/Komentar RSS

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook by Clicking the Picture Below

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook

    Add to Technorati Favorites

    Add to Google

    Add to My Yahoo!

    Mau Belanja Buku Online? Klik gambar di bawah ini:


    Masukkan Code ini K1-93B216-3
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

    Mau Domain Gratis Keren www.namadomain.co.cc? Klik gambar di bawah ini:

    CO.CC:Free Domain

    Butuh Web-Hosting Gratis Terbaik? Klik Gambar di bawah ini:

    Free Web Hosting with Website Builder

    Rahasia Kaum Falasha Rahasia Kaum Falasha by Mahardhika Zifana

    My review

    rating: 5 of 5 stars


    View all my reviews.

    Mahardhika Zifana's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

    Cari Uang Banyak di Internet? Klik gambar di bawah ini:

  • Culture & Literature >< Sastra & Budaya

    « Previous Entries

    Antara Al Qur’an dan Kedahsyatan sebuah Puisi

    Tuesday, July 7th, 2009

    Jika anda perhatikan note-note facebook saya secara seksama, baru pada dua atu tiga note terakhir saya menyertakan tag nama-nama friends di dalam note yang saya buat. Sebelumnya, saya tidak pernah nge-tag siapapun dalam note-note yang saya post di facebook. Ini, terutama untuk note-note yang berisi puisi. Saya nge-post puisi-puisi itu lebih karena ingin memperbanyak notes [...]

    Novel-Novel Pada Zaman Revolusi Indonesia (5) : ‘Kubur Tak Bertenda’ Karya Mohamad Ali

    Tuesday, March 17th, 2009

    Salah satu karya novel Mohamad Ali yang berjudul Kubur Tak Bertenda memberikan gambaran pada kita mengenai kekecewaan seorang tokoh yang bernama Soejono terhadap kondisi saat itu. Sebagai seorang manusia yang hidup serba berkecukupan, Soejono tidak dapat menerima kondisi masyarakat yang rusak. Dia ingin berontak, tetapi tidak bisa karena dia tidak memiliki kekuatan karena pribadinya lemah.

    Novel-Novel Pada Zaman Revolusi Indonesia (4) : ‘Bukan Pasar Malam’ Karya Pramoedya Ananta Toer

    Friday, March 13th, 2009

    Pada masa revolusi, Pramoedya Ananta Toer ikut menuliskan karya untuk meramaikan penggambaran jiwa jaman pada saat itu. Salah satu karya dari Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Bukan Pasar Malam, menggambarkan seorang tokoh yang ditokohkan oleh “aku” yang mengingginkan keadilan.

    Novel-Novel Pada Zaman Revolusi Indonesia (3) : ‘Cinta Tanah Air’ Karya N. St. Iskandar

    Monday, March 9th, 2009

    Novel Cinta Tanah Air karya N. St. Iskandar menceritakan bagaimana keadaan pemuda kita yang sanggup berdiri denga sendirinya untuk membangun alam Indonesia yang subur ini. Keadaan itu menciptakan citra manusia yang memggelora memandang masa depan dengan keindahan alamnya, masa kemerdekaan, masa gemilang.

    Novel-Novel Pada Zaman Revolusi Indonesia (2) : ‘Perdjalanan Penganten’ Karya Ajip Rosidi

    Thursday, March 5th, 2009

    Novel lain yang mampu yang menggambarkan kehidupan pada masa revolusi adalah novel Ajip Rosidi yang berjudul “Perdjalanan Penganten”. Ajip menggambarkan seorang tokoh yang bertanggung jawab terhadap keluarga dan masyarakat. Tokoh yang ditampilkan dalam perdjalanan penganten adalah manusia pemikir.

    Novel-Novel Pada Zaman Revolusi Indonesia (1) : ‘Atheis’ Karya Achdiat Kartamihardja

    Sunday, March 1st, 2009

    Novel-novel karya Achdiat K. Miharja benar-benar mampu menggambarkan situasi pada zaman revolusi. Salah satu karyanya yang menggambarkan masa revolusi adalah “Atheis”. Dalam novel tersebut digambarkan perasaan seorang tokoh yang bernama Hasan yang tidak mau mengakui adanya Tuhan.

    Mengeksplorasi Ilmu Budaya (4) : Bentuk & Unsur Kebudayaan

    Saturday, February 28th, 2009

    Berdasarkan sejarah kebudayaan, Redfield berpendapat bahwa bentuk kebudayaan dapat dibagi dua yaitu:
    w Kebudayaan rendah, kebudayaan rendah bukan yang terjadi sehari-hari, tetapi bisa juga dikatakan sebagai kebudayaan tinggi. Namun cakupannya tidak seluas kebudayaan tinggi.

    Mengeksplorasi Ilmu Budaya (3) : Difusi Kebudayaan

    Tuesday, February 24th, 2009

    Bersamaan dengan penyebaran dan migrasi kelompok-kelompok manusia di muka bumi, turut pula tersebar unsur-unsur kebudayaan ke seluruh penjuru dunia yang disebut proses difusi (diffusion). Salah satu bentuk difusi adalah penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari satu tempat ke tempat lain yang dibawa oleh kelompok manusia yang bermigrasi. Bentuk difusi yang lain yaitu penyebaran unsur-unsur kebudayaan yang berdasarkan [...]

    Mengeksplorasi Ilmu Budaya (2) : Wujud Kebudayaan

    Friday, February 20th, 2009

    Kebudayaan mempunyai paling sedikit tiga wujud, yaitu: (1) Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya; (2) Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat; (3) Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

    Mengeksplorasi Ilmu Budaya (1) : Definisi Kebudayaan

    Monday, February 16th, 2009

    Kata kebudayaan berasal dari kata Sansakerta yaitu Buddhayah, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti “budi atau akal”. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akal. Tetapi ada sarjana lain yang mengupas kata budaya sebagai suatu perkembangan dari majemuk budi daya yang berarti daya dari budi. Karena itu mereka membedakan budaya dari [...]

    « Previous Entries

    rahasia-kaum-falasha