« Konsep Penamaan Dalam Cakupan Semantik (4) | Home | Kamus Linguistik Inggris-Indonesia (E-H) »
Kamus Linguistik Inggris-Indonesia (A-D)
By admin | November 1, 2009
Accent
Aksen
Variasi bahasa yang berbeda daripada variasi standar, terutama dalam ucapan.
Adjective
1. Ajektiva
2. Kata Sifat
kata yang menerangkan kata benda. Dalam Bahasa Indonesia ajektiva mempunyai ciri dapat bergabung dengan tidak dan partikel seperti lebih, sangat, dsb. Dalam Bahasa Inggris ditandai oleh kemampuannya untuk bergabung dengan –er, est, atau more, most.
Adverb
1. Adverbia
2. Kata Keterangan
Kata yang digunakan untuk memerikan verba, adjektiva, atau adverbia lainnya.
Agent
Agens
Nomina yang menampilkan perbuatan, atau yang menyebabkan, atau memulai suatu kejadian.
Ambiguity
Ambiguitas
Sifat konstruksi yang dapat diberi lebih dari satu tafsiran.
Anomaly
Anomali
Penyimpangan atau kelainan dipandang dari sudut gramatikal atau semantis satu bahasa.
Antonymy
Antonimi
Oposisi makna dalam pasangan leksikal yang dapat dijenjangkan.
Behaviorism
Behaviorisme
Pendekatan kepada bahasa sebagai bagian dari perilaku manusia dalam situasi perangsang-penanggap yang dapat diamati. Pendekatan ini hanya mengamati apa yang sungguh-sungguh dapat diamati, dan mengabaikan apa yang disebut “keadaan mental” dsb.
Communication
Komunikasi
Penyampaian amanat dari sumber atau pengirim kepada penerima melalui sebuah saluran.
Competence
1. Kemampuan
2. Kompetensi
Pengetahuan tentang bahasa yang bersifat abstrak dan bersifat tidak sadar
Compound
Gabungan
Penyatuan dua bentuk bahasa atau lebih sehingga memiliki fungsi sendiri. Misalnya, penggabungan dua morfem, kata, frasa, atau klausa sehingga membentuk suatu konstruksi.
Concept
Konsep
Gambaran mental dari obyek, proses, atau apapun yang ada di luar bahasa, dan yang dipergunakan akal budi untuk memahami hal-hal tersebut.
Conjunction
1. Konjungsi
2. Kata sambung
Partikel yang dipergunakan untuk menggabungkan kata dengan kata, frase dengan frase, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, atau paragraf dengan paragraf.
Connotation
Konotasi
Aspek makna sebuah atau sekelompok makna yang didasarkan atas perasaan atau pikiran yang timbul atau ditimbulkan pada pembicara/penulis dan pendengar/pembaca.
Context
Konteks
1. Aspek-aspek lingkungan fisik atau sosial yang kait-mengait dengan ujaran tertentu; 2. Pengetahuan yang sama-sama dimiliki pembicara dan pendengar sehingga pendengar paham akan apa yang dimaksud pembicara.
Context of situation
Konteks situasi
Lingkungan nonlinguistis ujaran yang merupakan alat untuk memperinci ciri-ciri situasi yang diperlukan untuk memahami makna ujaran. Dalam teori ini makna merupakan hubungan yang kompleks antara ciri linguistis suatu ujaran dan ciri situasi sosial.
Contradiction
1. Kontradiksi
2. Pertentangan
Hal tidak benarnya makna suatu unsur dalam keadaan apapun.
Contrast
Kontras
1. adanya oposisi dalam satuan-satuan yang distingtif dalam suatu bahasa; 2. Oposisi sintagmatis antara unsur-unsur bahasa; 3. Perbedaan makna.
Deictic
Deiktis
Bersangkutan dengan deiksis atau memiliki sifat deiksis.
Deixis
Deiksis
Hal atau fungsi yang menunjuk sesuatu di luar bahasa.
Denotation
Denotasi
Makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas penunjukan yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konvensi tertentu.
Diachronic
Diakronis
Bersifat historis; berkenaan dengan pendekatan terhadap bahasa dengan melihat perkembangannya sepanjang waktu.
Dictionary
Kamus
Buku referensi yang memuat daftar kata atau gabungan kata dengan keterangan mengenai perbagai segi maknanya dan penggunaannya dalam bahasa; biasanya disusun menurut urutan abjad.
Topics: Linguistics >< Linguistik | No Comments »







