• Custom Search

    Subscribe/Lihat RSS

    Comments/Komentar RSS

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook by Clicking the Picture Below

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook

    Add to Technorati Favorites

    Add to Google

    Add to My Yahoo!

    Magus: Thriller di Mesjid Menara Kudus
    Magus: Thriller di Mesjid Menara Kudus by Mahardhika Zifana
    My rating: 5 of 5 stars
    View all my reviews

    Mau Belanja Buku Online? Klik gambar di bawah ini:


    Masukkan Code ini K1-93B216-3
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

    Mau Domain Gratis Keren www.namadomain.co.cc? Klik gambar di bawah ini:

    CO.CC:Free Domain

    Butuh Web-Hosting Gratis Terbaik? Klik Gambar di bawah ini:

    Free Web Hosting with Website Builder

    Mahardhika Zifana's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

    Cari Uang Banyak di Internet? Klik gambar di bawah ini:

  • « | Home | »

    Kamus Linguistik Inggris-Indonesia (M-P)

    By admin | November 4, 2009

    Meaning

    Makna

    1. Maksud pembicara; 2. Pengaruh satuan bahasa dalam pemahaman persepsi atau perilaku manusia atau kelompok manusia; hubungan, dalam arti kesepadanan atau ketidaksepadanan antara bahasa dan alam di luar bahasa, atau antara ujaran dan semua hal yang ditunjuknya; 4. Cara menggunakan lambang-lambang bahasa.

    Mentalism

    Mentalisme

    Aliran yang menylidiki aspek makana bahasa dengan menghubungkan konsep atau ujud mental yang dinyatakan oleh kata-kata dalam suatu bahasa dan yang beranggapan bahwa keadaan dan proses mental berada lepas dari perwujudan dalam perilaku.

    Message

    1. Amanat

    2. Pesan

    Keseluruhan makna atau isi uatu wacana; konsep dan perasaan yang hendak disampaikan pembicara untuk dimengerti dan diterima pendengar.

    Metaphor

    Metafora

    Pemakaian kata atau ungkapan lain untuk obyek atau konsep lain berdasarkan kias atau persamaan.

    Metonymy

    Metonimia

    Pemakaian makna untuk benda lain yang berasosiasi atau yang menjadi atributnya.

    Mirror image (rule)

    Kaidah setangkup

    Kaidah fonologi yang lingkungannya menentukan bila dibaca dari kiri ke kanan maupun dari kanan ke kiri.

    Modality

    Modalitas

    1. Klasifikasi preposisi menurut hal menyungguhkan atau mengingkari kemungkinan atau keharusan; 2. Cara pembicara menyatakan sikap terhadap suatu situasi dalam suatu komunikasi antar pribadi; 3. Makna kemungkinan, keharusan, kenyataan dsb.

    Morpheme

    Morfem

    Satuan bahasa terkecil yang maknanya secara relatif stabil dan yang tidak dapat dibagi atas bagian bermakna yang lebih kecil.

    Naming

    Penamaan

    Proses pencarian lambang bahasa untuk menggambarkan obyek, konsep, proses, dsb; biasanya dengan memanfaatkan perbendaharaan yang ada.

    (Kridalaksana, 2001: 160)

    Natural class

    Kelas alamiah

    1. Perangkat bahasa yang mempunyai sifat-sifat tertentu; 2. Perangkat unsur-unsur bahasa yang mempunyai fungsi tertentu dalam struktur yang lebih tinggi.

    Negation

    1. Negasi

    2. Pengingkaran

    Pernyataan dengan kata ingkar pada sebuah unsur yang dimaksudkan untuk membatalkan anggapan pendengar.

    Noise

    1. Gangguan

    2. Bising

    Setiap faktor yang mengganggu pengertian efektif dalam komunikasi.

    Nominal

    Nominal

    1. Kata yang berfungsi sebagai nomina, tetapi tidak mempunyai semua ciri formal yang dipunyai oleh nomina; 2. Bersangkutan dengan nomina.

    Noun

    1. Nomina

    2. Kata Benda

    Kelas kata yang biasanya dapat berfungsi sebagai subyek atau obyek dari klausa.

    Object

    Obyek

    1. Nomina atau kelompok nomina yang melengkapi verba-verba tertentu dalam klausa; 2. kasus yang paling netral dan biasanya ada dalam tiap rumus kasus; 3. Kategori semantis yang dalam semua bahasa menunjuk kepada orang, binatang, tempat, benda, dsb.

    Order

    Urutan

    Kumpulan unsur-unsur bahasa berstruktur yang secara teoretis terletak berderetan dalam suatu hubungan formal; urutan ini bersifat abstrak.

    Ordinary language

    Bahasa biasa

    Bahasa yang dipergunakan oleh manusia; yang berbeda dengan bahasa buatan.

    Ostensive definition

    Definisi ostensif

    Cara menggambarkan suatu konsep dengan mengucapkannya, menunjuknya, atau mengisyaratkannya.

    Paralinguistics

    Paralinguistik

    Sistem dan penyelidikan mengenai ciri-ciri paralinguistis.

    Paraphrase

    Parafrase

    Pengungkapan kembali konsep dalam bahasa lain dengan cara yang sama, tanpa mengubah maknanya, dengan memberi kemungkinan penekanan yang agak berlainan.

    Parts of speech

    Kelas kata

    Golongan kata yang mempunyai kesamaan dalam perilaku formalnya.

    Performance

    Performa

    Penampilan

    Pelaksanaan kemampuan berbahasa secara konkret berupa ujaran yang benar-benar dihasilkan bahasawan seperti berbicara, mendengar, membaca, menulis, dsb.

    Philosophy of language

    Filsafat bahasa

    Ilmu yang menyelidiki kodrat dan kedudukan bahasa sebagai kegiatan manusia serta dasar-dasar konseptual dan teoretis linguistik.

    Phonaestetic

    Fonestetika

    Kajian tentang ciri-ciri simbolis dan estetis dari bunyi bahasa.

    Phonetic

    Fonetik

    1. Ilmu yang menyelidiki penghasilan, penyampaian, dan penerimaan bunyi bahasa; 2. sistem bunyi suatu bahasa.

    Phonology

    Fonologi

    Bidang dalam linguistik yang menyelidiki bunyi-bunyi bahasa menurut fungsinya.

    Predicate

    Predikat

    Bagian klausa yang menandai apa yang dikatakan pembicara tentang subjek.

    Preposition

    Preposisi

    Partikel yang dalam bahasa tipe VO biasanya terletak di depan nomina dan menghubungkannya dengan kata lain dalam ikatan eksosentris.

    Presupposition

    Praanggapan

    Syarat yang diperlukan bagi benar-tidaknya suatu kalimat.

    Pronoun

    1. Pronomina

    2. Kata ganti

    Kata yang menggantikan nomina atau frase nominal.

    Proper noun

    Nama diri

    Nama orang, tempat, atau benda tertentu.

    Proposition

    Proposisi

    1. Konfigurasi makna yang menjelaskan isi komunikasi dari pembicaraan; terjadi dari predikator yang berkaitan dengan satu argumen atau lebih; 2. Apa yang dapat dipercaya, disangsikan, disangkal, atau dibuktikan benar atau salah, sebagaimana terkandung dalam klausa; makna klausa.

    Prosodic

    Prosodi

    1. Ciri fonologis yang meliputi lebih dari satu segmen dalam kontinuum ujaran; 2. Sistem dan penyelidikan mengenai struktur persajakan.

    • Share/Bookmark

    Topics: Linguistics >< Linguistik | No Comments »

    Comments

    rahasia-kaum-falasha