• Custom Search

    Subscribe/Lihat RSS

    Comments/Komentar RSS

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook by Clicking the Picture Below

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook

    Add to Technorati Favorites

    Add to Google

    Add to My Yahoo!

    Mau Belanja Buku Online? Klik gambar di bawah ini:


    Masukkan Code ini K1-93B216-3
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

    Mau Domain Gratis Keren www.namadomain.co.cc? Klik gambar di bawah ini:

    CO.CC:Free Domain

    Butuh Web-Hosting Gratis Terbaik? Klik Gambar di bawah ini:

    Free Web Hosting with Website Builder

    Rahasia Kaum Falasha Rahasia Kaum Falasha by Mahardhika Zifana

    My review

    rating: 5 of 5 stars


    View all my reviews.

    Mahardhika Zifana's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

    Cari Uang Banyak di Internet? Klik gambar di bawah ini:

  • « Sejarah Peradaban Bangsa Aztec, Inca, dan Maya | Home | Teori Belajar Holistik dan Berbagai Implikasinya Terhadap Pengembangan Sumberdaya Manusia »

    Aneka Syiah

    By admin | November 3, 2008

    Seorang sahabat bertanya kepada saya:

    Ustadz, Saya membaca bahwa di berbagai situs dan buletin Islam banyak artikel-artikel tentang kesesatan Syiah. Bagaimana pendapat anda tentang hal ini?

    Saya akan menjawab pertanyaan itu untuk sekaligus dimaklumatkan kepada para sahabat sekalian.

    In kaana rofdlonhubbu ila Muhammadin – Fal yasyahadisy syaqolanu inni rofdiyyi.

    (”Jika saya akan dituduh sebagai orang Syi’ah karena saya mencintai keluarga Muhammad, maka saksikanlah oleh seluruh manusia dan jin bahwa saya ini adalah penganut Syi’ah”)

    —Imam Syafi’i—

    Sebaiknya kita jangan terperosok ke dalam dikotomi Sunni-Syiah dengan saling menyalahkan atau menganggap sesat. Cermatilah secara bijaksana dan bacalah sejarah dikotomi ini dengan rasional dan didasari keimanan kepada Allah SWT.

    Pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali belum ada Syiah yang berarti aliran secara resmi, sekalipun nama itu telah ada dan berkumandang, seperti pada saat pemilihan khalifah ke III, yaitu Utsman bin Affan ada sekelompuok masyarakat yang mendukung Ali bin Abu Thalib, tetapi setelah umat Islam memutuskan memilih Utsman bin Affan sebagai khalifah pengganti Umar bin Khattab r.a., maka yang tadinya kelompok yang mendukung Ali bersatu untuk mendukung Utsman bin Affan r.a., sebagai Khalifah, termasuk Ali bin Abu Thalib r.a. Dengan demikian, sejarah organisasi atau aliran yang bernama Syiah pada saat itu secara resmi belum ada.

    Dalam kitab At-Ta’rifat disebutkan bahwa Syiah adalah mereka yang mendukung Ali bin Abu Thalib r.a. sebagai khalifah, dan mereka mengatakan bahwa kepemimpinan tidak akan keluar dari Imam Ali dan cucu-cucunya.

    Awal Munculnya Syiah

    Setelah terjadi perang saudara antara Ali bin Abu Thalib dan Muawiyah, maka mulailah muncul nama Syiah sebagai nama sebuah aliran atau golongan, yang saat itu kelompok Syiah adalah suatu kelompok yang sangat gigih membela Khalifah Ali bin Abu Thalib, sekalipun kelompok Muawiyah juga disebut Syiah dalam arti pembela atau pendukung Muawiyah dan bukan nama sebuah kelompok atau aliran resmi. Hal itu terbukti bahwa dalam pelaksanaan perjanjian “Tahkim” di mana di dalam perjanjian itu disebutkan bahwa apabila orang yang ditentukan itu berhalangan, maka diisi oleh orang-orang dari Syiah masing-masing, namun kedua kelompok itu, baik Syiah Ali atau Muawiyah sama-sama Ahli Sunnah wal-Jamaah, mereka mengikuti ajaran Nabi saw. secara utuh tanpa membuat-buat ajaran sendiri, seperti yang terjadi pada aliran-aliran Syiah saat ini, yang ajarannya merupakan racikan sendiri, sekalipun ada sekelompok Syiah yang masih berpegang teguh dengan ajaran Allah dan rasul-Nya secara utuh.

    Firqah-Firqah Syiah

    Secara umum kelompok Syiah dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok besar. Sebab firqah-firqah Syiah yang jumlahnya mencapai ratusan dan sebagian riwayat menyebutkan sampai 300 aliran itu semua bermuara dari empat kelompok besar tersebut.

    Syiah Al-Mukhlashin

    Yaitu kelompok Syiah yang pada saat Ali bin Abu Thalib menjadi khalifah telah ada, mereka ini terdiri dari kalangan muhajirin dan anshar yang mendukung Ali bin Abu Thalib sebagai khalifah, mereka tidak mengafirkan, mencaci, menghina, dan membenci para sahabat, mereka juga berpegang teguh dengan ajaran Allah dan rasulNya secara utuh dan tidak membuat ajaran sendiri, tidak menambah, mengurangi, mengubah, atau memalsukan ajaran Islam.

    Syiah Tafdliliyah

    Yaitu kelompok Syiah yang sepenuhnya mendukung Khalifah Ali bin Abu Thalib sebagai khalifah, melebihi sahabat Nabi saw. lainnya, namun mereka juga tidak mengafirkan, mencaci, menghina, atau membenci para sahabat Nabi saw., seperti Abu Bakar, Umar, dan Utsman.

    Syiah As-Sab’iyah

    Kelompok Syiah ini juga disebut Syiah At-Tabri’iyah. Kelompok Syiah inilah yang mengafirkan, mencaci, dan menghina sahabat Nabi saw., seperti Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Mereka berlebihan dalam memuji sahabat Ali dan membelanya dan bahkan ada yang menganggap bahwa Ali bin Abu Thalib adalah nabi, ada pula yang mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib adalah Tuhan.

    Syiah Ghulat

    Yaitu kelompok Syiah yang mengatakan secara terang-terangan bahwa Ali bin Abu Thalib adalah Tuhan, bahkan Al-Jahd mengatakan bahwa roh Allah adalah roh Ali bin Abu Thalib. Kelompok Syiah ini pecah menjadi 24 golongan.

    Perpecahan di Tubuh Syiah

    Berpangkal dari empat kelompok besar tersebut, Syiah pecah menjadi puluhan bahkan ratusan golongan, dan tiap-tiap golongan mempunyai ajaran yang kadang-kadang berbeda akidah dan syariatnya antara satu dengan yang lainnya. Ada yang jauh dari ajaran Islam dan ada yang masih berpegang teguh dengan ajaran Islam secara utuh, ada pula yang mencampuradukkan antara ajaran Islam dengan ajaran para imam mereka. Lain dari itu, tidak semua kelompok Syiah dapat berkembang sampai saat ini, hanya ada beberapa kelompok Syiah yang sampai saat ini masih eksis, seperti Syiah Imamiyah yang saat ini berkembang di berbagai negara Islam di dunia ini. Sebagai contoh adanya perpecahan di tubuh Syiah adalah perpecahan yang terjadi di tubuh Syiah Saba’iyah dan Syiah Ghulat.

    Syiah Ghulat

    Syiah Ghulat adalah kelompok Syiah yang berlebihan dalam memuja Sayidina Ali bin Abu Thalib, bahkan menganggapnya sebagai Tuhan dan roh Allah adalah roh Ali. Kelompok Syiah ini pecah menjadi 24 golongan.

    Syiah Saba’iyah

    Adalah kelompok Syiah yang dinahkodai oleh Abdullah bin Saba’, salah seorang Yahudi tulen yang mengaku dan pura-pura masuk Islam. Mereka menganggap bahwa Ali bin Abu Thalib adalah Tuhan, bahkan pada saat Ali r.a. wafat ia mengatakan bahwa Ali bin Abu Thalib belum meninggal dan tidak akan meninggal.

    Syiah Al-Mufadliliyah

    Yaitu kelompok Syiah yang dipimpin oleh Mufadlal as-Saifary. Mereka bekeyakinan bahwa amir atau imam atau khalifah derajatnya sama dengan derajat nabi, mereka mempunyai otoritas ketuhanan.

    Syiah As-Sarighiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang sepaham dengan Syiah Al-Mufadliliyah.

    Syiah Al-Bazi’iyah


    Yaitu kelompok Syiah di bawah kepemimpinan Bazi’ bin Yunus, mereka meyakini bahwa Imam Ja’far ash-Shadiq adalah Tuhan.

    Syiah Al-Kamiliyah

    Yaitu kelompok Syiah yang dipelopori oleh Abu Kamil. Mereka meyakini bahwa orang yang telah meninggal dunia rohnya dapat berpindah-pindah kepada orang lain.

    Syiah Mughayiriyah

    Yaitu kelompok Syiah pimpinan Mughirah bin Sa’id al-Ajaly. Mereka berkeyakinan bahwa Allah berjasad dan berwujud sebagai seorang laki-laki.

    Syiah Jinahiyah

    Syiah kelompok ini dipimpin oleh Abdullah bin Mu’awiyah bin Abdullah bin Ja’far Dzil Janahaini. Mereka berkeyakinan bahwa roh manusia dapat berpindah-pindah dan pada mulanya roh Allah adalah Nabi Adam.

    Syiah Al-Bayaniyah

    Yaitu kelompok Syiah pimpinan Bayan bin Sam’an at-Tamimi. Mereka berkeyakinan bahwa Allah berwujud seperti manusia.

    Syiah Al-Manshuriyah

    Yaitu kelompok Syiah piminan Abu Manshur al-Ajaly. Mereka berkeyakinan bahwa kenabian dan kerasulan tidak terputus selamanya.

    Syiah Al-Ghamamiyah

    Syiah Al-Ghamamiyah juga disebut Syiah Ar-Rabi’iyah. Mereka berkeyakinan bahwa Allah setiap musim semi turun ke tiga bumi dalam keadaan terhalang oleh awan dan berputar-putar mengelilingi dunia kemudian naik ke langit lagi.

    Syiah Al-Imamiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang menganggap bahwa kedudukan imam atau amir atau khalifah sama dengan nabi, mereka berhak untuk membuat ajaran atau syariat. Syiah jenis inilah yang saat ini berkembang biak dan maju pesat yang dewasa ini telah tersebar ke berbagai negara-negara di belahan dunia ini, termasuk di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan lain-lain, lebih-lebih di Timur Tengah dan khususnya di Iran yang merupakan basis perkembangan Syiah Imamiyah.

    Syiah At-Tafwidliyah

    Yaitu krlompok Syiah yang beranggapan bahwa Allah menciptakan Nabi Muhammad saw kemudian memerintahkan-Nya menciptakan isinya.

    Syiah Khattabiyah

    Yaitu kelompok Syiah pimpinan Abu Khattab al-Asady. Mereka berkeyakinan bahwa para imam atau amir mereka adalah nabi.

    Syiah Al-Ma’damariyah

    Yaitu Syiah kelompok Al-Ma’mar. Mereka berkeyakinan bahwa Imam Ja’af ash-Shadiq adalah nabi.

    Syiah Al-Ghurabiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang mengatakan bahwa Rasulullah saw. sama wajah dan postur tubuhnya seperti Ali bin Abu Thalib, laksana burung gagak dengan burung gagak. Dan, pada saat Allah mengutus malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu kepada Ali bin Abu Thalib salah alamat kepada Muhammad saw. karena raut wajahnya yang sama, sehingga Jibril tidak dapat membedakannya, maka jadilah Nabi Muhammad saw. sebagai nabi yang seharusnya adalah Ali yang menjadi nabi.

    Syiah Zubabiyah

    Adalah kelompok Syiah yang termasuk bagian dari Syiah Al-Ghurabiyah, hanya saja mereka mengatakan dan meyakini bahwa Nabi Muhammad saw. adalah nabi dan kenabiannya bukan karena Jibril pada saat memberikan wahyu salah alamat, memang Nabi Muhammadlah yang diutus oleh Allah sebagai nabi dan bukan Ali.

    Syiah Adz-Dzammiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang selalu mencaci-maki dan menghina Nabi Muhammad saw., karena menurut mereka yang berhak menjadi nabi adalah Ali bin Abu Thalib dan bukan Muhammad.

    Syiah Al-Itsniyaniyah

    Kelompok Syiah ini termasuk Syiah Adz-Dzammiyah, hanya bedanya Syiah ini menganggap bahwa Nabi Muhammad saw. adalah Tuhan dan bukan nabi.

    Syiah Al-Khamsiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang juga termasuk bagian dari Syiah Dzammiyah, mereka menganggap bahwa Nabi Muhammad saw., Ali bin Abu Thalib, Fatimah, Hasan, dan Husein adalah Tuhan.

    Syiah An-Nusairiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang berkeyakinan bahwa Allah menitis kepada Ali bin Abu Thalib dan anak-anaknya.

    Syiah Al-Ishaqiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang berkeyakinan bahwa roh Tuhan menitis kepada Ali bin Abu Thalib, namun mereka berselisih paham, setelah Ali meninggal dunia roh Tuhan tersebut menitis kepada siapa saja.

    Syiah Al-Albaiyah

    Yaitu kelompok Syiah pimpinan Al-Ba’ bin Arwa’ al-Asady. Mereka berkeyakinan bahwa amir atau imam mereka adalah Tuhan dan derajatnya sama dengan Tuhan dan bahkan lebih tinggi daripada nabi.

    Syiah Ar-Razamiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang dipimpin oleh Muhammad bin Al-Hanafiyah dan setelah meninggal digantikan oleh putranya, kemudian diganti oleh Ali bin Abdullah bin Al-Abbas, kemudian diganti oleh putranya Abu Al-Manshur. Mereka berkeyakinan bahwa Allah menitis kepada Abu Muslim, dan meyakini bahwa Abu Muslim tidak akan meninggal dunia selama-lamanya.

    Syiah Al-Muqannaiyah

    Yaitu kelompok Syiah yang dipimpin oleh Al-Muqanna’. Para pengikutnya meyakini bahwa Al-Muqanna’ adalah Tuhan, setelah meninggalnya Al-Husain. Wallaahu a’lam

    Sumber: Mengenal Aliran-Aliran Islam dan Ciri-Ciri Ajarannya, Drs. Muhammad Sufyan Raji Abdullah, Lc

    Buku Mengenal Aliran-Aliran Islam dan Ciri-Ciri Ajarannya oleh Drs. Muhammad Sufyan Raji Abdullah, Lc telah diterbitkan oleh penerbit LPPI Riyadhus Shalihin, Jln. Curug Cempaka Blok III, No. 97, Jatiwaringin, Pondok Gede, Telp. (021) 8618791, Jakarta) Al.islam.or.id

    Jangan ragu & bimbang. Berpeganglah kepada madzhab Syi’ah Rasulullah SAW & Ahlul Baitnya, seperti ucapan Imam Syafi’i di awal tulisan yang akan saya ulang kembali untuk menutup tulisan ini:

    “Jika saya akan dituduh sebagai orang Syi’ah karena saya mencintai keluarga Muhammad, maka saksikanlah oleh seluruh manusia dan jin bahwa saya ini adalah penganut Syi’ah “

    • Share/Bookmark

    Topics: Religion & Philosophy >< Agama & Filsafat | 3 Comments »

    3 Responses to “Aneka Syiah”

    1. ash Says:
      March 31st, 2009 at 6:13 am

      Saudaraku kata2 Syiah yg dimaksud Imam Syafi’i (jikalaupun itu benar dia berkata demikian) adalh benar bahwa kita hrs mencintai keluarga Baginda Nabi Besar Muhammad SAW..secara benar..

      Tp bukanlah SYIAH spt sekarang yg mana menghalalkan Nikah Mut’ah (KAWIN KONTRAK) dsb…dsb… Nau’dzubillah min dzalik!

    2. irfan Says:
      June 30th, 2009 at 8:06 am

      bila kita menggunakan kata syiah secara bahasa tentu tidak masalah. tetapi kata syiah ini sudah menjadi istilah tersendiri yang bukan ahlus sunnah. karena itu sebaiknya kita berhati hati dalam menggunakan kata syiah. definisi bahasa ini dijadikan cara ampuh bagi orang syiah untuk berkelit.

      mungkin imam syafii (kalau memang mengatakan hal tsb) ingin menjelaskan bagian mana yang benar dan yang salah. tentu mencintai rasulullah dan keluarganya adalah benar. sedangkan yang di luar itu adalah salah.

    3. agus,, Says:
      December 14th, 2009 at 7:34 am

      Assalamualaiku1arahmatullahi wabarakatuh,,
      Puji syukur kita panjatkan atas khadirat Allah Swt
      Shalawt dan tasbih kapad Nabi Muhammad SAAW,
      Para keluarga dan para sahabtnya yang telah di sucikan

      Hanya sbagi tanggapn kapa saudaraku, untuk membedah dan
      Mempelajari ttg syi’ah (mazhab syi’ah) alangkah baiknyaa kita
      Membedah melalui buku2 yg penulisx dari syiah,, karn pada dasarnya
      Jika kita ingin memotong pisau maka gunakanlah pisau buah2an,
      Jgn pisau daging, bgitu pula untuk membedah syiah,maka pelajrilah
      Buku2x,, karn pazti jika mnggnakn literatur dari mashab sunni
      Kita akan mndaaptkan pmhaman dari sunni,boleh jadi kita
      Akan memojokkan syiah,,
      Sa klarifikasi,, bhwa secara gris bsar,, firqah2 dalam syiah ada 4
      1. 5yiah imamiah (syiah itsna asyiariah)
      2. Syiah fatimiyah
      3. Syiah Zaidiyah
      4. Syiah Ghulat
      Di keempt firqah itu yg tidak di akui adalh kaum ghulat,
      Dalam syiah sendir,ghulat bukanlah firqah dalam syiah,, karena
      Telah jelas2 keluar dari shadatain, pengakuan Allah adalh Tuhan,
      Dan tak ada Selai_NYa dan MUhammad adalah Rasulnya,, sudah
      Menjdi roh dalam Islam tentang keesaan Allah dan Muhammad SAAW
      Adalh rasul terakhir,,dan apabila ada golongan yang mngaku islam
      Dan trnyata mengingkari persaksian muslim, maka ia bukanlah bagian dari
      Muslim,,
      Tak ada yg perlu kita khawatirkan dari syiah,, karna pada dasrnya
      Kita manusia jangan menutup diri, jika memang syiah adalah yang benar
      Maka kita ikuti,dmikan jg sbaliknya jika sunni yng benar
      Kita akan ikuti dan tinggalkan yang slah,,karena sesunggunya Allah
      Talah memberikan akal kpada kita untuk berpikir,, yang sa inginkan adalah
      Jika ingin mambhas, msalh apapun itu maka sebainya kita
      Kita harus objektif dalam menilai seswtu,membahas dagn menggunakan
      Dasart berpikirnya mreka,,
      Smoga bermanfaat,,

      Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
      Ya Rab jadikanlah kami bagian dari Ahlul Bait Mu,,

    Comments

    rahasia-kaum-falasha