• Custom Search

    Subscribe/Lihat RSS

    Comments/Komentar RSS

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook by Clicking the Picture Below

    Be a Fan of Mahardhika Zifana in Facebook

    Add to Technorati Favorites

    Add to Google

    Add to My Yahoo!

    Magus: Thriller di Mesjid Menara Kudus
    Magus: Thriller di Mesjid Menara Kudus by Mahardhika Zifana
    My rating: 5 of 5 stars
    View all my reviews

    Mau Belanja Buku Online? Klik gambar di bawah ini:


    Masukkan Code ini K1-93B216-3
    untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

    Mau Domain Gratis Keren www.namadomain.co.cc? Klik gambar di bawah ini:

    CO.CC:Free Domain

    Butuh Web-Hosting Gratis Terbaik? Klik Gambar di bawah ini:

    Free Web Hosting with Website Builder

    Mahardhika Zifana's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

    Cari Uang Banyak di Internet? Klik gambar di bawah ini:

  • « | Home | »

    Makna Hari Ied

    By admin | November 12, 2008

    Ied secara bahasa artinya setiap hari yang didalamnya ada perkumpulan. Diambil dari kata ” ‘aada – yauudu ” artinya kembali, karena seakan-akan mereka selalu kembali padanya. Adapula yang berpendapat bahwa Id diambil dari kata : ” Adat atau kebiasaan”, karena mereka menjadikannya sebagai kebiasaan. Bentuk jamaknya adalah ” ‘ayaada “. Bila dakatakan ” Id Muslimun ” maknanya : Mereka menyaksikan hari raya (Id) mereka. Ibnul A’rabi mengatakan : “Id dinamakan dengan nama tersebut karena setiap tahun ia selalu kembali dengan kegembiraan yang baru” [1] Berkata Al-Alamah Ibnu Abidin : “Id dinamakan dengan nama ini, karena milik Allahlah pada hari itu segala macam kebaikan, yakni macam-macam kebaikan yang kembali atas hamba-hambaNya dalam setiap hari, diantaranya : kebolehan berbuka (menyantap makanan dan minuman) setelah sebelumnya dilarang, sedekah (zakat) fithri, sempurnanya pelaksanaan ibadah haji dengan tawaf ziarah, daging-daging kurban dan selainnya. Dan karena kebiasaan pada hari itu sarat dengan kebahagiaan, kegembiraan, kesenangan dan ni’mat. [2] [Disalin dari buku Ahkaamu Al' Iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthahharah edisi Idonesia Hari Raya Bersama Rasulullah, oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari, hal. 8-11 terbitan Pustaka Al-Haura', penerjemah Ummu Ishaq Zulfa Hussein] _________ Foote Note [1] Lisanul Arab 3/319 [2] Lihat “Hasyiyah Ibnu Abidin 2/165 Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1645&bagian=0

    • Share/Bookmark

    Topics: Religion & Philosophy >< Agama & Filsafat | No Comments »

    Comments

    rahasia-kaum-falasha